Dewasa ini perkembangan teknologi informasi tak bisa dipisahkan dengan berbagai kegiatan manusia. Begitupun yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, hadirnya program aplikasi Sistem Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat (SPIPM) seak
Dewasa ini perkembangan teknologi informasi tak bisa dipisahkan dengan berbagai kegiatan manusia. Begitupun yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, hadirnya program aplikasi Sistem Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat (SPIPM) seakan membawa angin segar bagi masyarakat di daerah ini untuk menyampaikan berbagai aspirasinya dengan mudah dan murah.
LaTansa itulah nama unit yang dibentuk Pemkab Aceh Barat, Layanan Transparansi Informasi Aduan dan Saran (LaTansa) merupakan wadah pengelola berbagai masukan dari masyarakat baik berupa surat, lisan, sms dan email. Unit ini terbentuk atas kerjasama Pemkab Aceh Barat dengan LGSP-USAID yang telah memberi dampingan untuk terwujudnya program penyampaian aspirasi rakyat dengan Pemerintah.
LaTansa secara resmi diluncurkan pada 25 Februari 2009, namun embrio nya muncul sejak awal 2007, dimana Pemkab Aceh Barat saat itu menggunakan layanan nomor singkat 9123 sebagai penampung sms masyarakat. Kini bentuk kedekatan Pemerintah dengan rakyat semakin nyata dengan hadirnya LaTansa yang mencoba menjadi tempat curhat atas berbagai permasalahan dan informasi yang ada warga sekitar.
Tidak dapat dipungkiri, langkah demi langkah LaTansa dalam rutinitasnya untuk menampung, merespon dan memberi informasi kepada warga, terwujud atas jalinan sebuah Network/jaringan antara Administrator dengan para Operator yang tersebar di seluruh SKPD, Instansi, BUMN, LSM, Sekolah, Perguruan Tinggi dan elemen masyarakat lainnya yang telah mengikuti pelatihan pengoperasian sistem SPIPM ini dengan serius yang tak pernah bosan dan lelah untuk berkoordinasi dan menanggapi agar LaTansa menjadi media dan wadah yang dekat dihati bagi warga Bumi Teuku Umar.